Uang jaman Majapahit

Sedikitnya 40 keping mata uang asing ditemukan di lokasi situs Segaran, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Selain kepingan logam, ratusan jenis gerabah zaman Majapahit juga ditemukan di lokasi itu.

Ketua Tim Evaluasi Pusat Informasi Majapahit (PIM) Prof Mundardjito, mengatakan bahwa temuan barang-barang tersebut menguatkan dugaan bahwa kawasan Segaran adalah pusat Kota Majapahit.

Sedangkan, kepingan uang logam dari negara asing tersebut membuktikan bahwa pada masa itu telah terjalin hubungan dagang dan diplomatik yang sangat serius antara kedua negara.

”Kalau kita membaca sejarah, Majapahit sudah mempunyai hubungan diplomatik antara Vietnam, Thailand, dan China pada masa itu,” ujar Mundardjito.

Dosen Universitas Indonesia Jakarta ini menuturkan, selain menemukan kepingan uang kuno, aksi penggalian juga menemukan beberapa bilah pisau dapur bermodel keris yang memiliki tujuh lekuk.

Penemuan keris dan uang logam ini tidak dalam satu tempat. Dan tingkat kedalamannya pun juga tak sama. Mulai dari kedalaman 1 meter hingga 3 meter. Sementara itu, arkeolog PIM, Rizki, mengatakan bahwa penemuan uang asing tersebut sebagai bukti kuat bahwa Kerajaan Majapahit sudah mempunyai budaya yang kuat terhadap dunia jual beli dan mempunyai nilai estetika arsitektur yang sangat tinggi.

”Lihat saja. tutup gerabah rumah tangga ini. Meski sudah berusia ratusan tahun, namun keindahannya sudah sangat luar biasa,” tuturnya sembari memperlihatkan tutup gerabah berarsitektur manggis.

Meski telah menemukan barang-barang tersebut, namun untuk memastikan keakuratan data, Rizki akan melakukan uji lab terlebih dulu. Hingga kini, penggalian dilingkungan situs Segaran tetap berlanjut hingga 14 Desember nanti.

Sumber : Jawa Pos